Minggu, 29 Oktober 2023

BERINGIN


  DEFINISI :

        Beringin, yang disebut juga waringin atau ara, dikenal sebagai tumbuhan pekarangan dan tumbuhan hias pot. Pemulia telah mengembangkan beringin berdaun loreng yang populer sebagai tanaman hias ruangan. Beringin juga sering digunakan sebagai objek bonsai. Beringin adalah tumbuhan asli dari Asia dan Australia. 

  

BAGIAN-BAGIAN POHON BERINGIN : 

a. Akar  

        Pohon beringin termasuk jenis tanaman berakar tunggang dan memiliki akar berwarna coklat. Akar pada pohon ini menyebar sehingga sanggup berperan sebagai penopang pohon besar tersebut.

Bentuk persebaran akar pohon beringin mirip jaring sehingga berfungsi pula seperti sebuah jaring yang bisa mengamankan kebutuhan nutrisi pohon tersebut. Ketika sudah dewasa atau berusia tua, tumbuhan ficus atau beringin akan memunculkan akar gantung.

Pada akar beringin, setelah mencapai tanah berfungsi menyerap unsur hara dari tanah, bagian yang berada diatas tanah berubah menjadi batang

 b. Batang 

         beringin mencapai tinggi hingga 40−50 m dengan diameter batang mencapai 100−190 cm. Beringin memiliki batang tegak, bulat, bentuk batang seperti silindris percabangan simpodial, permukaan kasar, pada batang tumbuh akar gantung berwarna coklat kehitaman.

Namun, ukuran beringin tentunya juga tergantung dari kesuburan pohon itu sendiri.

c.  Daun,  

          Beringin memiliki daun berbentuk oval, daun tunggal, bersilang berhadapan, lonjong, tepi rata, ujung runcing, pangkal tumpul, panjang 3-6 cm, lebar 2-4 cm, bertangkai pendek, pertulangan menyirip, berwarna hijau.

Permukaan daun licin (leavis) atau mengkilap (nitidus), memiliki sisik daun : pada daun seperti ini, daun menjadi tipis, kering dan membentuk sebuah membran yang memiliki struktur seperti kertas dan berfungsi melindungi tunas.

Pada dasarnya fungsi daun beringin adalah tempat berlangsungnya proses fotosintesis, pertukaran CO2 dan O2 serta media penguapan air.

d. Bunga ,  

         Beringin juga memiliki bunga jenis tunggal dan bentuk kelopak seperti corong dengan warna hijau. Sementara itu, mahkota bunga beringin berbentuk bulat yang berwarna kuning kehijauan sedangkan bagian putik dan benang sari memiliki warna kekuningan dengan permukaan yang halus.

Bunga pada tumbuhan beringin umumnya akan tumbuh di area ketiak daun.

 

e. BUAH  

         dari pohon beringin ini disebut dengan buah buni berdaging tebal, yakni buah dengan bentuk bulat memanjang dengan panjang 0,5-1 cm.

Warna buah beringin terbagi menjadi tiga sesuai usianya. Ketika masih muda buah ini berwarna hijau. Apabila sudah setengah masak akan berwarna kuning. Sedangkan buah yang sudah masak kulit buahnya akan berwarna merah.

Buah beringin termasuk buah majemuk dengan tipe Syconus yaitu buah ini berkembang dari hypanthodium inflorescence.

f. Biji 

      buah  beringin berbentuk bulat berwarna putih dan mempunyai tekstur yang keras, berbentuk pipih dan letaknya ada di bagian dalam buahnya.

Warna biji yang masih muda biasanya kuning pucat sedangkan biji pada buah yang sudah masak akan berwarna kehitaman.

Pada dasarnya fungsi biji pada pohon beringin adalah untuk alat kembang biak pohon.


MANFAAT POHON BERINGIN : 

       Salah satu jenis beringin yang telah dimanfaatkan adalah Ficus benjamina L. (Beringin/Waringin). Daun beringin berkhasiat sebagai obat influenza, radang saluran napas (bronkitis), batuk rejan (pertusis), malaria, radang usus akut, disentri, dan kejang panas pada anak- anak.

Berdasarkan data empiris, diketahui bahwa akar udara / akar gantung dari pohon beringin memiliki kandungan fenol, zat gula dan juga asam amino.

Kandungan zat tersebut dapat mengobati beberapa keluhan penyakit, seperti demam tinggi, rematik, influenza, luka memar, radang amandel, kejang pada anak, disentri, malaria hingga radang usus akut. 

  •  JENIS JENIS POHON BERINGIN: 

    -  Beringin India ( Ficus Benghalensis ) 

          

Blog LindungiHutan

HUTANPEDIA

Pohon Beringin: Ciri-ciri, Jenis, Fakta dan Manfaat Beringin

Logo LindungiHutan - Green - Square - 1280 x 1280 pixels - PNG

Published

  

on

 
Pohon beringin: ciri-ciri, jenis-jenis beringin, fakta menarik dan manfaat beringin yang perlu kamu tahu.

Pohon beringin ini termasuk jenis pohon dengan tampilan yang unik, karena terdapat akar gantung yang menjadi ciri khas dari pohon ini.

Selain memiliki akar gantung, masih banyak ciri, fakta menarik serta manfaat dari pohon ini.

Pohon beringin yang secara internasional dikenal dengan nama Benjamin’s fig ini juga dikembangkan sebagai tanaman hias di dalam ruangan dalam pot atau tanaman bonsai.

Di Indonesia, pohon beringin (Ficus benjamina L.) mempunyai nama berbeda di setiap daerah. Daerah Sunda menyebut dengan nama caringin, Jawa menyebut beringin dan untuk Melayu dikenal dengan nama waringin
Tanaman Ficus benjamina L mempunyai sinonim yaitu Ficus nitida Thunb.

Jenis pohon ini termasuk salah satu jenis tanaman yang banyak dijumpai di berbagai wilayah Indonesia. Pohon beringin yang merupakan tanaman asli Asia Tenggara banyak ditanam sebagai tanaman dekoratif di fasilitas umum seperti alun-alun, lapangan umum, perindang jalan.

Ficus benjamina berasal dari famili Moraceae yang mudah tumbuh di berbagai kondisi lahan termasuk lahan kering . Pertumbuhan pohon beringin dapat mencapai tinggi hingga 40−50 m dengan diameter batang mencapai 100−190 cm.

Pohon beringin (Ficus benjamina L.) memiliki berbagai macam manfaat untuk kesehatan. Salah satunya bagian daun dan akarnya dapat berkhasiat sebagai obat influenza.

Baca juga: 10 Gulma (Hama Tanaman) yang Berkhasiat untuk Kesehatan

Klasifikasi (Taksonomi) Pohon Beringin

Taksonomi pohon beringin dengan spesies Ficus benjamina memiliki klasifikasi sebagai berikut:

KingdomPlantae
DivisiMagnoliophyta
KelasMagnoliopsida
OrdoUrticales
FamiliMoraceae
GenusFicus
SpesiesFicus benjamina L.
Tabel klasifikasi pohon beringin (Ficus benjamina L.)

Ciri-ciri Beringin

Ficus benjamina termasuk salah satu tanaman dari famili Moraceae yang mudah tumbuh di berbagai kondisi lahan termasuk lahan kering. Pohon beringin termasuk tanaman cepat tumbuh dengan kecepatan pertumbuhan 65 mg-1/hari.

Berikut ini beberapa ciri-ciri dan karakteristik pohon beringin yaitu:

A. Akar

Pohon beringin termasuk jenis tanaman berakar tunggang dan memiliki akar berwarna coklat. Akar pada pohon ini menyebar sehingga sanggup berperan sebagai penopang pohon besar tersebut.

Bentuk persebaran akar pohon beringin mirip jaring sehingga berfungsi pula seperti sebuah jaring yang bisa mengamankan kebutuhan nutrisi pohon tersebut. Ketika sudah dewasa atau berusia tua, tumbuhan ficus atau beringin akan memunculkan akar gantung.

Pada akar beringin, setelah mencapai tanah berfungsi menyerap unsur hara dari tanah, bagian yang berada diatas tanah berubah menjadi batang.

B. Batang

Batang beringin mencapai tinggi hingga 40−50 m dengan diameter batang mencapai 100−190 cm. Beringin memiliki batang tegak, bulat, bentuk batang seperti silindris percabangan simpodial, permukaan kasar, pada batang tumbuh akar gantung berwarna coklat kehitaman.

Namun, ukuran beringin tentunya juga tergantung dari kesuburan pohon itu sendiri.

C. Daun

Beringin memiliki daun berbentuk oval, daun tunggal, bersilang berhadapan, lonjong, tepi rata, ujung runcing, pangkal tumpul, panjang 3-6 cm, lebar 2-4 cm, bertangkai pendek, pertulangan menyirip, berwarna hijau.

Permukaan daun licin (leavis) atau mengkilap (nitidus), memiliki sisik daun : pada daun seperti ini, daun menjadi tipis, kering dan membentuk sebuah membran yang memiliki struktur seperti kertas dan berfungsi melindungi tunas.

Pada dasarnya fungsi daun beringin adalah tempat berlangsungnya proses fotosintesis, pertukaran CO2 dan O2 serta media penguapan air.

D. Bunga

Beringin juga memiliki bunga jenis tunggal dan bentuk kelopak seperti corong dengan warna hijau. Sementara itu, mahkota bunga beringin berbentuk bulat yang berwarna kuning kehijauan sedangkan bagian putik dan benang sari memiliki warna kekuningan dengan permukaan yang halus.

Bunga pada tumbuhan beringin umumnya akan tumbuh di area ketiak daun.

E. Buah

Buah dari pohon beringin ini disebut dengan buah buni berdaging tebal, yakni buah dengan bentuk bulat memanjang dengan panjang 0,5-1 cm.

Warna buah beringin terbagi menjadi tiga sesuai usianya. Ketika masih muda buah ini berwarna hijau. Apabila sudah setengah masak akan berwarna kuning. Sedangkan buah yang sudah masak kulit buahnya akan berwarna merah.

Buah beringin termasuk buah majemuk dengan tipe Syconus yaitu buah ini berkembang dari hypanthodium inflorescence.

F. Biji

Biji buah beringin berbentuk bulat berwarna putih dan mempunyai tekstur yang keras, berbentuk pipih dan letaknya ada di bagian dalam buahnya.

Warna biji yang masih muda biasanya kuning pucat sedangkan biji pada buah yang sudah masak akan berwarna kehitaman.

Pada dasarnya fungsi biji pada pohon beringin adalah untuk alat kembang biak pohon.

Baca juga: Tanaman Porang: Klasifikasi, Morfologi, Budidaya dan Manfaat Umbi Porang

Habitat dan Sebaran Pohon Beringin

Pohon beringin merupakan tanaman asli Asia Tenggara termasuk dari Indonesia dan sebagian Australia. Kita dapat menemukan pohon berakar gantung ini di berbagai daerah di Indonesia.

Secara umum wilayah penyebaran pohon beringin adalah di Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, serta sebagian Pulau Sulawesi. Negara-negara Asia lain yang juga menjadi habitat beringin adalah Malaysia, Brunei, Singapura, dan sekitarnya.

Beringin juga tumbuh di Australia dan wilayah Pasifik seperti Hawaii, Arizona, Florida dan Amerika.

Di kawasan tropis, Ficus benjamina L tersebar luas sering ditanam sebagai tanaman pinggir jalan. Pohon ini populer sebagai tanaman taman karena ketahanannya pada keadaan yang kurang baik.

Ficus benjamina L. dapat hidup di bawah sinar matahari langsung tetapi juga tahan di tempat teduh. Beringin perlu disiram sedikit pada musim panas dan hanya perlu dibiarkan begitu saja pada musim dingin.

Apabila ditanam di dalam rumah, beringin mampu tumbuh besar dan perlu dipindahkan. Daunnya sensitif terhadap pertukaran cahaya.

Ketika dipindahkan ke pot atau daerah baru, beringin akan menggugurkan daunnya dan berganti dengan daun yang baru, karena menyesuaikan diri dengan cahaya.

Jenis-jenis Beringin

Pohon beringin terdiri dari berbagai jenis dan tersebar di beragam penjuru dunia.

Jenis-jenis beringin yang paling populer antara lain yaitu:

1. Beringin India (Ficus benghalensis)

Pohon beringin jenis ini adalah jenis yang biasa terdapat di India. Beringin India adalah satu jenis pohon yang terkadang juga dipanggil dengan nama ara pencekik.

Kenapa dinamakan ara pencekik? Karena cara tumbuhnya yang muncul di antara lubang dan rekahan pohon yang sudah berdiri. Nama-nama umum yang lain untuk pohon ini adalah ara Bengal atau ara India.

Pohon ini bersifat epifit dan menyerap kelembaban dari udara. Beringin India memilki batang yang besar, struktur yang berlekuk-lekuk dengan warna kulit abu-abu yang terang. Daunnya berbentuk bulat panjang dan kasar, ukurannya dari 4 hingga 8 inci.

Cabangnya berbentuk seperti akar yang menjulur ke tanah dan menancap membentuk batang yang lain.