Minggu, 07 Januari 2024

VIDEO

 


   Dongeng Malin Kundang, Anak Durhaka yang Dikutuk Menjadi Batu 

          1. Ibu Malin Merupakan Seorang Janda Bernama Mande Rubayah

            Zaman dahulu ada seorang janda bernama Mande Rubayah yang hidup bersama anaknya bernama Malin Kundang. Mereka tinggal di sebuah perkampungan nelayan Pantai Air Manis, Padang, Sumatera Barat. Mande Rubayah sangat menyayangi anak laki-lakinya dan memanjakan Malin Kundang hingga ia tumbuh jadi anak rajin dan penurut.
  Ketika Mande Rubayah sudah tua, ia hanya bisa bekerja sebagai penjual kue untuk mencukupi kebutuhan dirinya dan anaknya. Suatu hari, anak laki-lakinya sakit keras hingga nyawanya hampir melayang namun masih bisa diselamatkan karena usaha keras ibunya

         2. Malin Kundang Tumbuh Dewasa dan Memohon untuk Merantau
 
           Saat tumbuh dewasa, Malin Kundang meminta izin kepada ibunya merantau ke kota, kebetulan ada kapal besar merapat di Pantai Air Manis. Ibunya sempat menolak karena takut terjadi sesuatu pada anak laki-lakinya dan meminta Malin untuk menemani ibunya saja. Mande Rubayah sedih mendengar permintaan Malin yang ingin mengubah nasib dengan merantau. Namun Malin meyakinkannya sambil menggenggam tangan ibunya. Ia tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan saat kapal besar yang datang satu tahun sekali merapat di pantai.
 
               3. Mande Rubayah Mengizinkan Malin Kundang Merantau 

                   Dalam dongeng Malin Kundang, pada akhirnya Mande Rubayah mengizinkan Malin merantau seraya memberikan bekal nasi berbungkus daun pisang sebanyak tujuh bungkus untuk bekal di perjalanan. Ibunya pun mengingatkan untuk cepat kembali sambil menangis.
 
             4. Mande Rubayah Mendoakan agar Malin Selamat dan Cepat Kembali
  
              Hari demi hari ia selalu mendoakan Malin Kundang. Setiap pagi dan sore, ibunya selalu memandang ke laut sambil menanyakan kabar anaknya ke awak kapal atau nahkoda yang datang merapat. Namun setiap bertanya, ia tidak pernah memperoleh jawaban. Malin pun tidak pernah menitipkan barang atau pesan kepada ibunya.
 
            5. Malin Telah Menikah dengan Putri Bangsawan

              Bertahun-tahun Mande Rubayah terus bertanya tetapi tidak pernah ada jawaban hingga tubuhnya semakin tua dan jalannya mulai bungkuk. Pada suatu hari, Mande Rubayah mendengar kabar dari seorang Nahkoda bahwa Malin telah menikah dengan putri bangsawan yang kaya raya. Ibunya merintih setiap malam menanti kepulangan Malin. Ia yakin bahwa anaknya akan datang. Benar saja beberapa hari kemudian, dari kejauhan terlihat sebuah kapal yang megah dan indah berlayar menuju pantai.

            6. Penduduk Desa Menyambut Kapal yang Datang
                 
                Terlihat kapal yang datang dengan sepasang anak muda berdiri di anjungan. Penduduk desa mulai berkumpul dan mengira kapal itu milik seorang sultan atau pangeran. Mereka pun menyambut kapal yang datang dengan gembira, begitu juga Mande Rubayah.

 Mande Rubayah berharap anaknya segera kembali pulang. Ketika kapal itu merapat, sepasang anak muda terlihat berkilauan terkena sinar matahari. Wajahnya cerah dihiasi senyum karena bahagia disambut dengan meriahkan.

            7. Malin Menendang Ibunya hingga Terkapar di Pasir Sambil Menangis
             
             Mande Rubayah tidak percaya dengan perilaku anaknya, ia pun berulang kali mengatakan ”Malin, Malin, Anakku. Aku ini ibumu, Nak! Mengapa kau jadi seperti ini Nak?!”

    Malin tidak peduli dengan perkataan ibunya dan tidak ingin mengakuinya karena malu dengan istrinya. Melihat Mande Rubayah bersujud hendak memeluk kakinya, Malin justru menendang ibunya sambil berkata kasar, “Hai, perempuan gila! Ibuku tidak seperti engkau melarat dan kotor!”. Mande Rubayah pun terkapar di pasir, sakit hati dan menangis. Orang yang melihatnya turut terpana dan pulang ke rumah masing-masing. Mande Rubayah pingsan dan terbaring sendiri. Saat Mande Rubayah sadar, Pantai Air Manis sudah sepi.

Artikel ini telah tayang di Katadata.co.id dengan judul "Dongeng Malin Kundang, Anak Durhaka yang Dikutuk Menjadi Batu"

             8. Mande Rubayah Berdoa dengan Pilu dan Langit Berubah Gelap
               
             Melihat kapal Malin semakin menjauh, ia tidak menyangka bahwa anak yang dulu disayangi tega berbuat kasar kepadanya. Hatinya sakit dan perih sambil mengangkat tangannya ke langit lalu berdoa dengan hatinya yang pilu memohon keadilan sambil menangis. Tidak lama, cuaca di tengah laut yang cerah berubah menjadi cgelap, hujan lebat pun tiba-tiba turun.
 
        Tiba-tiba datang badai besar menghantam kapal Malin Kundang.Malin pun ketakutan luar biasa dan tidak tahu harus berbuat apa. Kemudian sambaran petir menggelegar, saat itu kapalnya hancur berkeping-keping dan terbawa ombak sampai ke pantai.
      
         Pagi harinya saat matahari muncul dan badai sudah reda, di pinggir pantai terlihat kepingan kapal yang sudah menjadi batu. Kapal tersebut merupakan Kapal Malin Kundang. Selain itu, ditemukan juga sebongkah batu menyerupai tubuh manusia.

Batu itu merupakan tubuh Malin Kundang yang telah dikutuk menjadi batu oleh ibunya karena durhaka. Di sela batu tersebut terlihat ikan teri, ikan berlanak dan ikan tengiri yang berenang-renang. Konon ikan tersebut berasal dari serpihan tubuh istrinya yang terus mencari Malin Kundang.

  

      Amanat dongeng Malin Kundang memberikan pesan yang bisa diambil yaitu sayangi kedua orangtua saat susah maupun senang. Jangan pernah melupakan jasa orang tua yang sudah mendidik dan menyayangi kita dari kecil.







Minggu, 19 November 2023

LINK

 1.  Gambar Atlet Karate Perempuan 

        Ceyco Georgia Zefanya Hutagalung tampil memukau di final Kejuaraan Dunia Karate WKF, Kadet, Junior, dan U21 yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Serpong, Jumat (13/11/2015). Ceyco yang tampil di nomor Kumite Putri Junior Kelas 59+ sukses merebut medali emas.Menariknya Ceyco meraih emas lewat pertarungan sengit melawan wakil Turki, Eltemur Elda di babak final. Sempat terkejar 5-5 lewat tendanan mawahi geri lawan, Ceyco akhirnya menang setelah pukukannya berhasil meraih angka pada detik-detik terakhir pertandingan. Ceyco pun menang 6-5. Ini merupakan emas pertama Ceyco di kejuaraan dunia WKF.  Wanita kelahiran 24 Juni 1999 itu mengaku tidak menyangka bisa keluar sebagai juara karena sejak awal hanya menargetkan perunggu.

Karena itu dia sangat senang saat mampu melampaui targetnya. Namun siapa sebenarnya yang mengenalkan Ceyco ke dunia karate? "Tante saya," jawabnya singkat saat ditanya usai pertandingan.

"Kebetulan dia juga dulu atlet karate," sambung siswi kelas II SMA 39 Jakarta tersebut.

  

 klik untuk melihat gambar Zevanya


2.   Materi Teks Tanggapan 

     Didalamnya kita mempelajari struktur teks tanggapan dan ciri-ciri teks tanggapan, disitu menceritakan sebuah pertemanan yang awal mulanya bermusuhan dan bisa saling memaafkan. Disitu juga terdapat pembelajaran mencari struktur nya dan mencari buktinya .  Kita juga disuruh untuk mengkritik cerita tersebut dan disuruh mencari pujian pada cerita tersebut itu. 

 Klik di sini untuk melihat  file 

3Jum'at Literasi Bahasa Inggris

         Jum'at Literasi Bahasa inggris ini dilakukan pada hari Jum'at pastinya di Jum'at Literasi bahasa Inggris kali ini kita disuruh untuk membikin surat tentang hari guru disitu kita akan dibentuk kelompok dan kita memilih surat yang bagus dari file yang telah dikirim ibu/bapak guru .  Disana banyak variasi gambar surat yang berbeda-beda.

     Ada yang hanya tulisan saja ada juga yang memakai gambar full, dan ada juga yang setengah nya digambar dan ditulis campur.

 Klik di sini untuk melihat file

 

4. Nilai listrik Stan 

    Pada  hari Sabtu kita ujian IPA tentang listrik Stan kita mengerjakan dengan serius , setelah itu kita akan dapat nilai listrik Stan dikirim oleh gurunya isinya ada dari kelas 9A - 9J semua ada dalam satu file / excel , kita bisa lihat nilai teman beda kelas kita dengan satu file itu , banyak nilai-nilai dari kelas juga , karena dicampur dalam satu itu . 

Klik di sini untuk melihat file







Minggu, 29 Oktober 2023

BERINGIN


  DEFINISI :

        Beringin, yang disebut juga waringin atau ara, dikenal sebagai tumbuhan pekarangan dan tumbuhan hias pot. Pemulia telah mengembangkan beringin berdaun loreng yang populer sebagai tanaman hias ruangan. Beringin juga sering digunakan sebagai objek bonsai. Beringin adalah tumbuhan asli dari Asia dan Australia. 

  

BAGIAN-BAGIAN POHON BERINGIN : 

a. Akar  

        Pohon beringin termasuk jenis tanaman berakar tunggang dan memiliki akar berwarna coklat. Akar pada pohon ini menyebar sehingga sanggup berperan sebagai penopang pohon besar tersebut.

Bentuk persebaran akar pohon beringin mirip jaring sehingga berfungsi pula seperti sebuah jaring yang bisa mengamankan kebutuhan nutrisi pohon tersebut. Ketika sudah dewasa atau berusia tua, tumbuhan ficus atau beringin akan memunculkan akar gantung.

Pada akar beringin, setelah mencapai tanah berfungsi menyerap unsur hara dari tanah, bagian yang berada diatas tanah berubah menjadi batang

 b. Batang 

         beringin mencapai tinggi hingga 40−50 m dengan diameter batang mencapai 100−190 cm. Beringin memiliki batang tegak, bulat, bentuk batang seperti silindris percabangan simpodial, permukaan kasar, pada batang tumbuh akar gantung berwarna coklat kehitaman.

Namun, ukuran beringin tentunya juga tergantung dari kesuburan pohon itu sendiri.

c.  Daun,  

          Beringin memiliki daun berbentuk oval, daun tunggal, bersilang berhadapan, lonjong, tepi rata, ujung runcing, pangkal tumpul, panjang 3-6 cm, lebar 2-4 cm, bertangkai pendek, pertulangan menyirip, berwarna hijau.

Permukaan daun licin (leavis) atau mengkilap (nitidus), memiliki sisik daun : pada daun seperti ini, daun menjadi tipis, kering dan membentuk sebuah membran yang memiliki struktur seperti kertas dan berfungsi melindungi tunas.

Pada dasarnya fungsi daun beringin adalah tempat berlangsungnya proses fotosintesis, pertukaran CO2 dan O2 serta media penguapan air.

d. Bunga ,  

         Beringin juga memiliki bunga jenis tunggal dan bentuk kelopak seperti corong dengan warna hijau. Sementara itu, mahkota bunga beringin berbentuk bulat yang berwarna kuning kehijauan sedangkan bagian putik dan benang sari memiliki warna kekuningan dengan permukaan yang halus.

Bunga pada tumbuhan beringin umumnya akan tumbuh di area ketiak daun.

 

e. BUAH  

         dari pohon beringin ini disebut dengan buah buni berdaging tebal, yakni buah dengan bentuk bulat memanjang dengan panjang 0,5-1 cm.

Warna buah beringin terbagi menjadi tiga sesuai usianya. Ketika masih muda buah ini berwarna hijau. Apabila sudah setengah masak akan berwarna kuning. Sedangkan buah yang sudah masak kulit buahnya akan berwarna merah.

Buah beringin termasuk buah majemuk dengan tipe Syconus yaitu buah ini berkembang dari hypanthodium inflorescence.

f. Biji 

      buah  beringin berbentuk bulat berwarna putih dan mempunyai tekstur yang keras, berbentuk pipih dan letaknya ada di bagian dalam buahnya.

Warna biji yang masih muda biasanya kuning pucat sedangkan biji pada buah yang sudah masak akan berwarna kehitaman.

Pada dasarnya fungsi biji pada pohon beringin adalah untuk alat kembang biak pohon.


MANFAAT POHON BERINGIN : 

       Salah satu jenis beringin yang telah dimanfaatkan adalah Ficus benjamina L. (Beringin/Waringin). Daun beringin berkhasiat sebagai obat influenza, radang saluran napas (bronkitis), batuk rejan (pertusis), malaria, radang usus akut, disentri, dan kejang panas pada anak- anak.

Berdasarkan data empiris, diketahui bahwa akar udara / akar gantung dari pohon beringin memiliki kandungan fenol, zat gula dan juga asam amino.

Kandungan zat tersebut dapat mengobati beberapa keluhan penyakit, seperti demam tinggi, rematik, influenza, luka memar, radang amandel, kejang pada anak, disentri, malaria hingga radang usus akut. 

  •  JENIS JENIS POHON BERINGIN: 

    -  Beringin India ( Ficus Benghalensis ) 

          

Blog LindungiHutan

HUTANPEDIA

Pohon Beringin: Ciri-ciri, Jenis, Fakta dan Manfaat Beringin

Logo LindungiHutan - Green - Square - 1280 x 1280 pixels - PNG

Published

  

on

 
Pohon beringin: ciri-ciri, jenis-jenis beringin, fakta menarik dan manfaat beringin yang perlu kamu tahu.

Pohon beringin ini termasuk jenis pohon dengan tampilan yang unik, karena terdapat akar gantung yang menjadi ciri khas dari pohon ini.

Selain memiliki akar gantung, masih banyak ciri, fakta menarik serta manfaat dari pohon ini.

Pohon beringin yang secara internasional dikenal dengan nama Benjamin’s fig ini juga dikembangkan sebagai tanaman hias di dalam ruangan dalam pot atau tanaman bonsai.

Di Indonesia, pohon beringin (Ficus benjamina L.) mempunyai nama berbeda di setiap daerah. Daerah Sunda menyebut dengan nama caringin, Jawa menyebut beringin dan untuk Melayu dikenal dengan nama waringin
Tanaman Ficus benjamina L mempunyai sinonim yaitu Ficus nitida Thunb.

Jenis pohon ini termasuk salah satu jenis tanaman yang banyak dijumpai di berbagai wilayah Indonesia. Pohon beringin yang merupakan tanaman asli Asia Tenggara banyak ditanam sebagai tanaman dekoratif di fasilitas umum seperti alun-alun, lapangan umum, perindang jalan.

Ficus benjamina berasal dari famili Moraceae yang mudah tumbuh di berbagai kondisi lahan termasuk lahan kering . Pertumbuhan pohon beringin dapat mencapai tinggi hingga 40−50 m dengan diameter batang mencapai 100−190 cm.

Pohon beringin (Ficus benjamina L.) memiliki berbagai macam manfaat untuk kesehatan. Salah satunya bagian daun dan akarnya dapat berkhasiat sebagai obat influenza.

Baca juga: 10 Gulma (Hama Tanaman) yang Berkhasiat untuk Kesehatan

Klasifikasi (Taksonomi) Pohon Beringin

Taksonomi pohon beringin dengan spesies Ficus benjamina memiliki klasifikasi sebagai berikut:

KingdomPlantae
DivisiMagnoliophyta
KelasMagnoliopsida
OrdoUrticales
FamiliMoraceae
GenusFicus
SpesiesFicus benjamina L.
Tabel klasifikasi pohon beringin (Ficus benjamina L.)

Ciri-ciri Beringin

Ficus benjamina termasuk salah satu tanaman dari famili Moraceae yang mudah tumbuh di berbagai kondisi lahan termasuk lahan kering. Pohon beringin termasuk tanaman cepat tumbuh dengan kecepatan pertumbuhan 65 mg-1/hari.

Berikut ini beberapa ciri-ciri dan karakteristik pohon beringin yaitu:

A. Akar

Pohon beringin termasuk jenis tanaman berakar tunggang dan memiliki akar berwarna coklat. Akar pada pohon ini menyebar sehingga sanggup berperan sebagai penopang pohon besar tersebut.

Bentuk persebaran akar pohon beringin mirip jaring sehingga berfungsi pula seperti sebuah jaring yang bisa mengamankan kebutuhan nutrisi pohon tersebut. Ketika sudah dewasa atau berusia tua, tumbuhan ficus atau beringin akan memunculkan akar gantung.

Pada akar beringin, setelah mencapai tanah berfungsi menyerap unsur hara dari tanah, bagian yang berada diatas tanah berubah menjadi batang.

B. Batang

Batang beringin mencapai tinggi hingga 40−50 m dengan diameter batang mencapai 100−190 cm. Beringin memiliki batang tegak, bulat, bentuk batang seperti silindris percabangan simpodial, permukaan kasar, pada batang tumbuh akar gantung berwarna coklat kehitaman.

Namun, ukuran beringin tentunya juga tergantung dari kesuburan pohon itu sendiri.

C. Daun

Beringin memiliki daun berbentuk oval, daun tunggal, bersilang berhadapan, lonjong, tepi rata, ujung runcing, pangkal tumpul, panjang 3-6 cm, lebar 2-4 cm, bertangkai pendek, pertulangan menyirip, berwarna hijau.

Permukaan daun licin (leavis) atau mengkilap (nitidus), memiliki sisik daun : pada daun seperti ini, daun menjadi tipis, kering dan membentuk sebuah membran yang memiliki struktur seperti kertas dan berfungsi melindungi tunas.

Pada dasarnya fungsi daun beringin adalah tempat berlangsungnya proses fotosintesis, pertukaran CO2 dan O2 serta media penguapan air.

D. Bunga

Beringin juga memiliki bunga jenis tunggal dan bentuk kelopak seperti corong dengan warna hijau. Sementara itu, mahkota bunga beringin berbentuk bulat yang berwarna kuning kehijauan sedangkan bagian putik dan benang sari memiliki warna kekuningan dengan permukaan yang halus.

Bunga pada tumbuhan beringin umumnya akan tumbuh di area ketiak daun.

E. Buah

Buah dari pohon beringin ini disebut dengan buah buni berdaging tebal, yakni buah dengan bentuk bulat memanjang dengan panjang 0,5-1 cm.

Warna buah beringin terbagi menjadi tiga sesuai usianya. Ketika masih muda buah ini berwarna hijau. Apabila sudah setengah masak akan berwarna kuning. Sedangkan buah yang sudah masak kulit buahnya akan berwarna merah.

Buah beringin termasuk buah majemuk dengan tipe Syconus yaitu buah ini berkembang dari hypanthodium inflorescence.

F. Biji

Biji buah beringin berbentuk bulat berwarna putih dan mempunyai tekstur yang keras, berbentuk pipih dan letaknya ada di bagian dalam buahnya.

Warna biji yang masih muda biasanya kuning pucat sedangkan biji pada buah yang sudah masak akan berwarna kehitaman.

Pada dasarnya fungsi biji pada pohon beringin adalah untuk alat kembang biak pohon.

Baca juga: Tanaman Porang: Klasifikasi, Morfologi, Budidaya dan Manfaat Umbi Porang

Habitat dan Sebaran Pohon Beringin

Pohon beringin merupakan tanaman asli Asia Tenggara termasuk dari Indonesia dan sebagian Australia. Kita dapat menemukan pohon berakar gantung ini di berbagai daerah di Indonesia.

Secara umum wilayah penyebaran pohon beringin adalah di Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, serta sebagian Pulau Sulawesi. Negara-negara Asia lain yang juga menjadi habitat beringin adalah Malaysia, Brunei, Singapura, dan sekitarnya.

Beringin juga tumbuh di Australia dan wilayah Pasifik seperti Hawaii, Arizona, Florida dan Amerika.

Di kawasan tropis, Ficus benjamina L tersebar luas sering ditanam sebagai tanaman pinggir jalan. Pohon ini populer sebagai tanaman taman karena ketahanannya pada keadaan yang kurang baik.

Ficus benjamina L. dapat hidup di bawah sinar matahari langsung tetapi juga tahan di tempat teduh. Beringin perlu disiram sedikit pada musim panas dan hanya perlu dibiarkan begitu saja pada musim dingin.

Apabila ditanam di dalam rumah, beringin mampu tumbuh besar dan perlu dipindahkan. Daunnya sensitif terhadap pertukaran cahaya.

Ketika dipindahkan ke pot atau daerah baru, beringin akan menggugurkan daunnya dan berganti dengan daun yang baru, karena menyesuaikan diri dengan cahaya.

Jenis-jenis Beringin

Pohon beringin terdiri dari berbagai jenis dan tersebar di beragam penjuru dunia.

Jenis-jenis beringin yang paling populer antara lain yaitu:

1. Beringin India (Ficus benghalensis)

Pohon beringin jenis ini adalah jenis yang biasa terdapat di India. Beringin India adalah satu jenis pohon yang terkadang juga dipanggil dengan nama ara pencekik.

Kenapa dinamakan ara pencekik? Karena cara tumbuhnya yang muncul di antara lubang dan rekahan pohon yang sudah berdiri. Nama-nama umum yang lain untuk pohon ini adalah ara Bengal atau ara India.

Pohon ini bersifat epifit dan menyerap kelembaban dari udara. Beringin India memilki batang yang besar, struktur yang berlekuk-lekuk dengan warna kulit abu-abu yang terang. Daunnya berbentuk bulat panjang dan kasar, ukurannya dari 4 hingga 8 inci.

Cabangnya berbentuk seperti akar yang menjulur ke tanah dan menancap membentuk batang yang lain.